RUNNING TEXT

SELAMAT DATANG DI WEBSITE MAN 8 JAKARTA - Man Jadda WaJada (Barangsiapa yang bersungguh-sungguh maka dia akan berhasil), Insya Allah bisa !

Minggu, 14 Juli 2019





 Upacara Bendera hari pertama di Madrasah Aliyah Negeri 8 Jakarta sekaligus pembukaan matsama masa ta'aruf siswa Madrasah dengan pembina upacara wa Kasat Binmas Polres Jakarta Timur Kompol Joko Waluyo pembukaan dan penyematan peserta matsama didampingi oleh kepala Madrasah Aliyah Negeri 8 Jakarta Drs. sodikin MSI

Kamis, 16 Mei 2019

KUNJUNGAN BELAJAR KE PUSPIPTEK 2019

KUNJUNGAN BELAJAR
PESERTA DIDK MAN 8 JAKARTA 
KE PUSAT PENELITIAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (PUSPIPTEK) 2019






Untuk menambah wawasan dan pengetahuan Peserta didik MAN 8 Jakarta, dari pihak sekolah bekerja sama dengan Puspiptek, Kunjungan dilakukan pada 9 Januari 2019 di dua tempat, yaitu di Puspiptek Serpong ( Tangerang ) dan Puspiptek Taman Mini Indonesia Indah. Adapun kegiatan-kegiatan yang dilakukan disana adalah mengeksplorer dan memperdalam pengetahuan tentang teknologi yang terkini yang dikembangkan oleh puspiptek. Bertanya, mencatat dan mencoba hasil dari teknologi tersebut.








Selasa, 24 April 2018

PELATIHAN SENI MTQ 2017

Pelatihan Seni Membaca Al-Qur’an atau Langam Al-Qur’an
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 8 Jakarta
Tahun 2017

Melantunkan ayat-ayat suci  Al-Qur’an dengan suara yang bagus dan merdu serta dengan lagu-lagu yang indah merupakan suatu kebanggan bagi orang-orang yang cinta kepada Al-Qur’an, apalagi jika yang membacanya adalah putra/I kita sangatlah lebih membanggakan lagi. Tapi semua itu tidak dapat kita lakukan tanda belajar serius dan latihan yang sering.
Untuk mewujudkan semua itu MAN 8 Jakarta timur melalui kegiatan Ekstrakulikuler Ikatan Kesenian Islam yang didalamnya terdapat Pelatihan Seni Membaca Al-Qur’an atau Langam Al-Qur’an yang berdiri sejak tahun 2010 merupakan wadah bagi peserta didik MAN 8 Jakarta Timur untuk menyalurkan bakatnya dalam melantunkan bacaan ayat-ayat Al-Qur’an dengan lagu dan teknis yang baik.
Oleh karena itu untuk meningkatkan kebiasaan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar atau lebih tartil baik secara murotal maupun dengan Seni Membaca Al-Qur’an serta untuk meningkatkan prestasi peserta didik yang ikut dalam kegiatan tersebut maka MAN 8 Jakarta mengadakan kegiatan Pelatihan Seni Membaca Al-Qur’an atau Langam Al-Qur’an bimbingan secara intensif dan berkesinambungan . Tujuan dari kegiatan Pelatihan Seni Membaca Al-Qur’an atau Langam Al-Qur’an
1.      Meningkatkan kwalitas dan teknis dalam Seni Membaca Al-Qur’an
2.      Menambah wawasan peserta eskul dalam lagam-lagam Al-Qur’an
Menciptakan eskul yang lebih diminati oleh peserta 





Rabu, 12 Oktober 2016

KEGIATAN TAHSIN MAN 8 JAKARTA

Kegiatan Tahsin di MAN 8 Jakarta, Kegiatan yang baru dimulai pada hari kamis tanggal 29 September 2016 ini ditujukan untuk Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Kegiatan ini akan rutin dijalankan setiap hari Kamis, setelah selesai kegiatan belajar mengajar. Definisi Tahsin, Tilawah dan Tajwid. Apa itu tahsin?

kata 'tahsin' secara bahasa diambil dari kata kerja (حَسَّنَ - يُحَسِّنُ - تَحْسِيْنًا), artinya: memperbaiki, atau menghiasi, atau membaguskan, atau memperindah, atau membuat lebih baik dari semula [1]

Apa itu tilawah?

kata 'tilawah' berasal dari kata (تَلاَ- يَتْلُو - تِلاَوَةً) yang artinya membaca atau bacaan.[2]

Adapun tilawah secara istilah adalah membaca Al Qur'an dengan bacaan yang menampakkan huruf-hurufnya dan berhati-hati dalam melafadzkannya agar lebih mudah untuk memahani makna-makna yang terkandung di dalamnya. [3]

Dari dua definisi yang telah lewat, bisa disimpulkan bahwa makna tahsin tilawah adalah upaya memperbaiki atau membaguskan bacaan Al Qur'an dengan baik dan benar sebagai realisasi dari firman Allah Ta'ala dalam surah Al Muzzammil:

وَرَتِّلِ ٱلْقُرْءَانَ تَرْتِيلًا

Artinya:
"...Dan bacalah (olehmu) Al Qur'an dengan tartil (yang sebenar-benarnya). [Al Muzzammil:4]

Berdasarkan ayat di atas, Allah memerintahkan kita untuk membaca Al Qur'an dengan tartil yang sebenar-benarnya, tidak membaca Al Qur'an dengan asal-asalan, dan agar bisa membaca Al Qur'an dengan tartil yang sebenar-benarnya seorang muslim dituntut untuk mempelajari bacaan Al Qur'an dengan baik dan benar yang dalam ini diistilahkan dengan 'tahsin tilawah Al Qur'an' [4]

Apa itu tajwid?

secara bahasa, tajwid berasal dari kata جَوّدَ - يُجَوِدُ - تَجْوِيْدًا yang bermakna memperbagus atau memperbaiki

secara istilah, tajwid menurut para ulama ahli Al Qur'an adalah mengucapkan setiap huruf dari makhraj (tempat keluarnya huruf) dengan benar, dengan menunaikan seluruh hak-nya (sifat absolut huruf yang selalu menempel misalnya hams, jahr, isti'la, dll) dan menunaikan seluruh mustahak-nya (sifat kondisonal huruf yang sewaktu-waktu ada semisal idzhar, iqlab, ikhfa', dll) dengan tanpa berlebihan dan tanpa takalluf (mempersulit diri) serta tanpa ta'assuf (semaunya sendiri)

Imam Abu Amr Ad-Dani menjelaskan mengenai perkara yang hendaknya dijauhi para ahli Al Qur'an ketika mengajarkan Al Qur'an, beliau berkata: Tajwid bukanlah dengan mengunyah-ngunyah lidah, bukan memperdalam mulut, bukan membengkok-bengkokkan dagu, bukan menggetar-getarkan suara, bukan memulurkan syiddah, bukan memotong-motong madd, bukan memperpanjang dengung ghunnah, bukan menggemukkan ra', bukan bacaan yang dijauhi karakter manusia nomal, bukan pula bacaan yang ditolak telinga dan hati nurani. Akan tetapi, tajwid adalah bacaan yang mudah, enak, manis, lembut, tanpa menungyah-ngunyah, tanpa mengulum-ngulum, tanpa ta'assuf, tanpa takalluf, tanpa dibuat-buat, tanpa berlebihan, dan tidak keluar dari karakter normal orang arab dan ucapan orang-orang yang fasih dari segala aspek qiraat dan ada' [5]

Seorang bisa sampai pada tajwid dengan memperbanyak latihan dan talaqqi (bertemu langsung dengan guru) dari guru yang mutqin (menguasai ilmunya) dan ahli mengajar [6]



Sumber : http://abulhasanalandunisy.blogspot.co.id/2015/01/definisi-tahsin-tilawah-dan-tajwid.html




Bp. Ust. Muhammad, guru tahsin MAN 8 Jakarta

Peserta tahsin, Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Serius mendengarkan dan memahami pelajaran yang diberikan




Kamis, 07 Januari 2016

Google Teachers Workshop guru Madrasah dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur dan Anggota Komisi VIII DPR RI Dapil Wilayah Jakarta Timur

Senin, 16 November 2015

KEGIATAN PMR

Pada tanggal 14 November 2015, PMR MAN 8 Jakarta mengikuti lomba Tandu di MAN 19 Jakarta. Dalam lomba tersebut MAN 8 mendapat juara ke 1 Tandu Record, Putera Puteri.

Minggu, 04 Oktober 2015

Baksos Pramuka

Untuk mengamalkan ilmu yang didapat di MAN 8, Pada hari Sabtu, 3 Oktober 2015, anggota ekskul PMR dan Pramuka beserta guru pembina mengadakan Bakti Sosial yang bertempat di Tambung rengas RW. 07 Jakarta Timur. Bakti sosial  yang dilakukan oleh siswa siswi MAN 8 adalah untuk mewujudkan rasa cinta kasih , rasa saling menolong, rasa saling peduli civitas madrasah kepada masyarakat luas yang sedang membutuhkan uluran tangan mereka.


Di Al Quran Allah berfirman : “…Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan bertakwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah Amat berat siksa-Nya.”  (QS. Al-Maaidah: 2). Karena itulah seorang mukmin wajib menolong sesama, baik ia suka maupun duka selama masih dalam koridor Islam. Rasulullah SAW bersabda, “Tolonglah saudaramu baik dalam keadaan zhalim atau dalam keadaan mazhlum (dizhalimi)” kemudian Rasulullah ditanya, “Ya Rasulullah, aku menolong yang dizhalimi itu hal yang biasa. Tapi bagaimana caranya menolong saudaraku yang dalam keadaan zhalim?” Beliau menjawab, “Engkau melarang dan mencegahnya agar tidak berbuat zhalim, maka inilah cara menolongnya,” (HR. Bukhari). Semoga Allah selalu memberi sifat-sifat baik kepada kita, aamiin.